Aku pernah bersamamu
Bermain dengan rasa yang begitu semu
Rasa kini membencimu
Seperih inikah untuk sekedar mengagumimu?
Terlalu menggebu-gebu

Kau tak lagi disini
Kau hancurkan sepotong hati
Lalu kau biarkan sepotongnya tertatih
Kau biarkan semua ini terjadi
Dan melepasku berjalan diatas duri ilusi

Ada hati yang merindu
Meraba-raba dalam waktu
Mencari sosokmu
Sambil mencoba menerima kepergianmu
Meskipun rasanya tak mampu untuk itu

Yang pasti,
Kita akan meninggalkan ini
Meninggalkan memori yang kau kunci
Di peti mati
Membasuh luka hati
Melupakan hari sunyi
Membiarkan matahari bersinar kembali
Yang tampaknya sulit untuk ditinggali
Dengan setitik benci

Aku tak tahu garis apa yang telah ditakdirkan
Disatukan untuk dipisahkan
Dipertemukan untuk dilupakan
Kapan dan apapun,
Ia telah mengetuk untuk dibukakan
Mengalir melalui lisan
Datang meruntuhkan kepercayaan
Tanpa memberi sebuah pilihan
Yang menunjukkan,

Aku hanyalah sebuah persinggahan.

Postingan populer dari blog ini

Left Unsaid

Duniamu-

Perkataan adalah doa