sadarlah sedikit. tak perlu ada kata yang berjuang dan ada yang biasa saja. kita sama-sama pernah mencari satu sama lain. pernah sama-sama saling membutuhkan. bedanya, salah satu diantara kita ada yang berjuang dan ada salah satu yang masih saja mempermainkan. Ada yang menerima keputusan dan ada yang meninggikan harap lalu mengumbarnya. seorang pria harus bisa menjadi panutan bukan yang mulutnya berkeliaran kesana kemari. anda ini pria apa wanita?
Left Unsaid
Saya adalah pelupa terbaik di muka bumi ini. Maka kali ini saya menulis bukan karena saya kehilangan. Melainkan untuk mengasah kembali ingatan bahwa faktanya saya kembali lagi, sebegitunya menyayangi seseorang. Pintu saya diketuk. Tuan datang bertamu dan memintaku untuk kembali keorbit. Sebab kau tau, 9 bulan lamanya pintuku tertutup dan aku memutuskan untuk menerima tamu tanpa membuka pintu. Kau datang menyuguhkan bingkisan yang bernama kepercayaan. Hingga tiba pada kau berhasil merobohkan segala benteng dan membuka pintu lalu menggenggam tanganku keluar dan berkata “dunia luar tidak sejahat apa yang kau kira”. Semenjak itu, saya kini mencintai langit. Setiap warna yang berbeda selalu mengingatkan pada setiap pertikaian kita dijalan. Langit selalu bisa menjadi teduh jika perang dingin mulai meluap. Semisal “liat langit, warnanya bagus hari ini” sialnya saya lalu tersenyum dan lupa bahwa tadi saya memutuskan untuk mendiamimu. Masih berpikir bahagiaku tidak sederhana? Semenjak i...