Ada rindu disini.
Ada rindu
disini. Ditempat terdalam dimana namamu masih duduk manis. Tak ada lagi
tentangmu di sosial mediaku. Tapi selalu ada kamu di dunia nyataku. Berhentilah
sejenak, saya cukup lelah dengan teka-teki ini. Butuh berapa tahun lagi kita
berjalan bersama dengan perasaan yang tiap hari terpendam? Harus berapa lama
lagi kuharus menunggu hatimu tak terisi tentangnya? Ketika semua telah pergi,
luka masih disini.
Bagimu,
semua yang telah kau lakukan adalah yang terbaik. Tapi kenapa bagiku semuanya
adalah suatu yang sangat salah? Mungkinkah sekarang kau telah menjadi yang tak
penting bagi mataku? Sebegitu niat anda menghancurkan saya.
Saya merindukanmu.
Merindukan hal-hal kecil yang mampu melukis sebuah senyuman. Ketika saya bisa
membisu, apalagi yang pantas kulakukan? Sedangkan kau datang tanpa sebuah
ketulusan. Topeng yang kau gunakan mulai rapuh, bayangkan saja sudah 1 tahun 7
bulan kau gunakan. Lepaslah sayang, karena luka telah membuka siapa kau
sebenarnya. Tak perlu menjadi salah satu yang peduli atas setiap goresan yang
anda ciptakan. Karena kita tak bermain dalam sebuah pementasan.
Kenapa kita
masih bermain-main?sedangkan perasaan telah tiba diujung kehancuran. Kau bahagia,
bersamanya. Dan saya terluka, bersama masa lalumu. Adilkah ini? Kenapa tempatku
harus selalu berada tersembunyi dari setiap wanitamu? Jadi apa saya bagi hati
anda?
Ketika saya
mencoba mengartikan sesuatu, tapi sekarang menjadi yang tak berarti. Suatu kesalahankah
jika saya adalah salah satu yang membenci hubunganmu? Tidak, karena wanita itu
tak pernah memperjuangkanmu. Kini malam terasa sangat panjang dari sewajarnya
dan saya seakan menjadi alasan. Puaskah anda?:)