Seperti Itu
Kau kembalikan lagi apa yg pernah kau curi dariku,hatiku. Kau kembalikan rasa. Kau kembalikan memori yg pernah kupatahkan. Kau kembalikan potongan yg telah kuhancurkan. Kukira rasa begitu membenci,nyatanya ia terlalu menyembunyikan diri. Kau benar, kubohongi diriku. Kututupi rasa yg semestinya terucap melalui bibirku. Dirikukah yg terlalu bungkam atau dirimu yg tidak membangun kepercayaan? Sarkasmemu yg tak pernah kumengerti, melayang bebas ditelingaku dan menciptakan jeda untuk detak jantungku. Bisa kuhitung telanan ludahku. Bisa ku terka berapa kali nafas tersentak,olehmu. Sehebat itukah sosokmu. Aku terpesona, aku mengagumi,aku mencintaimu.
Kau tak berubah, pria berkulit putih dan rambut lebatmu yang kucintai. Seperti itu aku menginginkanmu. Dan seperti itu kau berada dihadapanku, persetan. Tingkat menyebalkanmu juga tak berubah. Hanya hatiku yg berubah. Ku mulai mencintai sosokmu kembali. Lalu?setelah ini apa yg harus aku lakukan?menebus segala kesalahan atau melepasmu lagi. Karena kutau,ad wanita lain yg sedang menunggumu. Kutau in berat, tp entahlah mencoba ikhlas mungkin sepertimu? Agar kau bahagiakan:) aku merindukanmu. Ku rindukan panggilan masukku jam 2 siang dan 12 malam. Kau ingat?pembuka dan penutup. Seperti itulah kau mengisi hari hari ku. Lantas,kau mau tau seperti apa kau menghancurkan hatiku perlahan?
Kau mengutarakan perasaanmu. Pilihan. Dan keputusan. Semuanya mengalir olehmu. Lantas apa yg kuperbuat jika temanmu diujung telfon sedang bersiap untuk hatiku. Dan dirimu yang mencoba mengoporku kejiwa yang lain. Seperti itu kau menghancurkanku. Mudahkan?ya,semudah kau membuatku mencintaimu.
Kau tak berubah, pria berkulit putih dan rambut lebatmu yang kucintai. Seperti itu aku menginginkanmu. Dan seperti itu kau berada dihadapanku, persetan. Tingkat menyebalkanmu juga tak berubah. Hanya hatiku yg berubah. Ku mulai mencintai sosokmu kembali. Lalu?setelah ini apa yg harus aku lakukan?menebus segala kesalahan atau melepasmu lagi. Karena kutau,ad wanita lain yg sedang menunggumu. Kutau in berat, tp entahlah mencoba ikhlas mungkin sepertimu? Agar kau bahagiakan:) aku merindukanmu. Ku rindukan panggilan masukku jam 2 siang dan 12 malam. Kau ingat?pembuka dan penutup. Seperti itulah kau mengisi hari hari ku. Lantas,kau mau tau seperti apa kau menghancurkan hatiku perlahan?
Kau mengutarakan perasaanmu. Pilihan. Dan keputusan. Semuanya mengalir olehmu. Lantas apa yg kuperbuat jika temanmu diujung telfon sedang bersiap untuk hatiku. Dan dirimu yang mencoba mengoporku kejiwa yang lain. Seperti itu kau menghancurkanku. Mudahkan?ya,semudah kau membuatku mencintaimu.