Seperti Katamu
ada nafas yang lebih panjang. selamat malam yang tak pernah merasa. bagaimana dengan dia yang selalu kau syukuri? jika cinta jangan stengah-stengah, kalau cinta ya diungkapkan. katamu.
ketika dunia terlalu indah utk tempat kita berdua. ternyata ada waktu dimana ku meradang untuk menjadi yang selalu kau syukuri. kau mencintai orang lain. kau mencintai wanita lain yang ada diantara percakapan kita. kukira berdua, tapi kita bertiga sekarang.
doa yang kau panjatkan padaku,selalu kuaminkan. dan doa yang kupanjatkan untukmu kau aminkan dengan maksud lain. masih terlalu dinikah kita untuk bisa membahas keseriusan?
bangkitlah. bangkit sajalah dengan apa yang kau mau. seperti redup bersama lukaku,lalu bangkit bersama kepuasan tersendirimu. ada yang cemburu dari kita. tapi disini ada yang jauh lebih cemburu dari sekedar "teman". sudahlah,seperti katamu. pergilah,seperti kataku.
ketika dunia terlalu indah utk tempat kita berdua. ternyata ada waktu dimana ku meradang untuk menjadi yang selalu kau syukuri. kau mencintai orang lain. kau mencintai wanita lain yang ada diantara percakapan kita. kukira berdua, tapi kita bertiga sekarang.
doa yang kau panjatkan padaku,selalu kuaminkan. dan doa yang kupanjatkan untukmu kau aminkan dengan maksud lain. masih terlalu dinikah kita untuk bisa membahas keseriusan?
bangkitlah. bangkit sajalah dengan apa yang kau mau. seperti redup bersama lukaku,lalu bangkit bersama kepuasan tersendirimu. ada yang cemburu dari kita. tapi disini ada yang jauh lebih cemburu dari sekedar "teman". sudahlah,seperti katamu. pergilah,seperti kataku.