Perangkap
Tuhan..
Bisa pinjamkan aku doraemon? sebentar saja. Aku hanya ingin meminjam mesin waktunya. Kuingin melihat tawa yang tercipta seadanya. Karena aku sudah lupa bagaimana cara tertawa seadanya :") Kalau tidak,pinjamkan saja aku alat penghilang ingatan seperti di film Men In Black. Karena jika mengulang kembali kejadian indah tak mampu menghapus luka,hilangkan saja ingatanku tentangnya :')
Arus perjalanan cinta memang layaknya film yang penuh dengan khayalan yang pasti. Tapi kenapa khayalan pasti itu tak berpihak padaku?. Kita yang tak pernah menyatu dan takkan bisa menyatu tapi yang selalu aku perjuangkan. Memang..suatu kejadian yang tak semestinya aku perjuangkan padahal kau hanya datang menghadirkan cinta lalu pergi dengan semua pengharapan yang tak pernah tergapai. Bahkan hingga kau bersama yang lain, diriku masih saja bertahan ke dalam jalur yang kutak tahu rintangan apa yang akan terjadi selanjutny. Akulah tikus kecil yang sedang terperangkap dalam perangkap menyakitkanmu.
Inilah aku..yang akan terus berjuang mencintaimu. Inilah aku..yang akan mempertahankan namamu d hati terdalam. Inilah aku..yang akan menerimamu meskipun kuhanya mampu terbaring lemah. Inilah aku..yang selalu menangisi malam ketika ku sadar kau tak lagi disini.
Tahukah kau wahai penghadir air mataku..Entah apa yang akan membuatku harus benar-benar berhenti mencintaimu. Entah sampai kapan aku harus terjatuh d lubang yang sama. Entah berapa lama lagi aku menunggu seseorang untuk menarikku keluar dari lubang itu.Aku yang hanya bisa menyelipkan doa di sela air mataku yang jatuh pada kesetiaan hati yang kau sia-siakan. Kebahagiaan itu sangat singkat untukku,baru saja rasanya kau disini menenangkanku dari rasa takutku terhadap hujan. Kini kau pergi.
Bukan berarti dulu kau tak ad untukku,sekarang kau kembali tak ada untukku. Kesetiaanku bukan dari diriku. Kesetiaanku tercipta karena dan darimu
Untukmu,
Yang tak tersampaikan
Bisa pinjamkan aku doraemon? sebentar saja. Aku hanya ingin meminjam mesin waktunya. Kuingin melihat tawa yang tercipta seadanya. Karena aku sudah lupa bagaimana cara tertawa seadanya :") Kalau tidak,pinjamkan saja aku alat penghilang ingatan seperti di film Men In Black. Karena jika mengulang kembali kejadian indah tak mampu menghapus luka,hilangkan saja ingatanku tentangnya :')
Arus perjalanan cinta memang layaknya film yang penuh dengan khayalan yang pasti. Tapi kenapa khayalan pasti itu tak berpihak padaku?. Kita yang tak pernah menyatu dan takkan bisa menyatu tapi yang selalu aku perjuangkan. Memang..suatu kejadian yang tak semestinya aku perjuangkan padahal kau hanya datang menghadirkan cinta lalu pergi dengan semua pengharapan yang tak pernah tergapai. Bahkan hingga kau bersama yang lain, diriku masih saja bertahan ke dalam jalur yang kutak tahu rintangan apa yang akan terjadi selanjutny. Akulah tikus kecil yang sedang terperangkap dalam perangkap menyakitkanmu.
Inilah aku..yang akan terus berjuang mencintaimu. Inilah aku..yang akan mempertahankan namamu d hati terdalam. Inilah aku..yang akan menerimamu meskipun kuhanya mampu terbaring lemah. Inilah aku..yang selalu menangisi malam ketika ku sadar kau tak lagi disini.
Tahukah kau wahai penghadir air mataku..Entah apa yang akan membuatku harus benar-benar berhenti mencintaimu. Entah sampai kapan aku harus terjatuh d lubang yang sama. Entah berapa lama lagi aku menunggu seseorang untuk menarikku keluar dari lubang itu.Aku yang hanya bisa menyelipkan doa di sela air mataku yang jatuh pada kesetiaan hati yang kau sia-siakan. Kebahagiaan itu sangat singkat untukku,baru saja rasanya kau disini menenangkanku dari rasa takutku terhadap hujan. Kini kau pergi.
Bukan berarti dulu kau tak ad untukku,sekarang kau kembali tak ada untukku. Kesetiaanku bukan dari diriku. Kesetiaanku tercipta karena dan darimu
Untukmu,
Yang tak tersampaikan