Ada rindu disini.
Ada rindu disini. Ditempat terdalam dimana namamu masih duduk manis. Tak ada lagi tentangmu di sosial mediaku. Tapi selalu ada kamu di dunia nyataku. Berhentilah sejenak, saya cukup lelah dengan teka-teki ini. Butuh berapa tahun lagi kita berjalan bersama dengan perasaan yang tiap hari terpendam? Harus berapa lama lagi kuharus menunggu hatimu tak terisi tentangnya? Ketika semua telah pergi, luka masih disini. Bagimu, semua yang telah kau lakukan adalah yang terbaik. Tapi kenapa bagiku semuanya adalah suatu yang sangat salah? Mungkinkah sekarang kau telah menjadi yang tak penting bagi mataku? Sebegitu niat anda menghancurkan saya. Saya merindukanmu. Merindukan hal-hal kecil yang mampu melukis sebuah senyuman. Ketika saya bisa membisu, apalagi yang pantas kulakukan? Sedangkan kau datang tanpa sebuah ketulusan. Topeng yang kau gunakan mulai rapuh, bayangkan saja sudah 1 tahun 7 bulan kau gunakan. Lepaslah sayang, karena luka telah membuka siapa kau sebenarnya. Tak perlu menjadi ...