Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2014

selamat bertemu (lagi)

selamat meniup lilin untuk kesekian kalinya. selamat mendengar setiap doa yang telah dipanjatkan. dan selamat tak memikul beban bersama mereka yang menyemu. tahun kedua bersama tanggal 12. ketika tahun lalu ada yang dinantikan, tanggal kini kembali menjadi deretan angka. ketika kau telah bebas, nyatanya masih ada yang terpenjara disini. jika kemarin ku bersembunyi,ucapan ini bukan berarti waktunya untuk menampakkan diri. tidak, ini hanya sekedar "menghargai hari lahirmu". setelahnya?kembali ke layar dimana kau bahagia dengan dia yang mencintaimu. kalau soal cinta semua tau, kau romeonya. ada senyum yang tehenti di kulumnya, yang semakin membangkitkan lara. selamat berbahagia di angka yang baru. maaf jika tahun ini ucapanku tak mampu mencapai 2 baris. karena kita adalah yang asing. yang tak pernah kau anggap ada. ada perih yang susah melewati tenggorokanku, dan tiba pada nafas yang kuhirup lebih panjang. tahun ini, doa kupanjatkan pada bisunya malam. bukan pada riuhnya me...

Seperti Katamu

ada nafas yang lebih panjang. selamat malam yang tak pernah merasa. bagaimana dengan dia yang selalu kau syukuri? jika cinta jangan stengah-stengah, kalau cinta ya diungkapkan. katamu. ketika dunia terlalu indah utk tempat kita berdua. ternyata ada waktu dimana ku meradang untuk menjadi yang selalu kau syukuri. kau mencintai orang lain. kau mencintai wanita lain yang ada diantara percakapan kita. kukira berdua, tapi kita bertiga sekarang. doa yang kau panjatkan padaku,selalu kuaminkan. dan doa yang kupanjatkan untukmu kau aminkan dengan maksud lain. masih terlalu dinikah kita untuk bisa membahas keseriusan? bangkitlah. bangkit sajalah dengan apa yang kau mau. seperti redup bersama lukaku,lalu bangkit bersama kepuasan tersendirimu. ada yang cemburu dari kita. tapi disini ada yang jauh lebih cemburu dari sekedar "teman". sudahlah,seperti katamu. pergilah,seperti kataku.